Untuk Ibu
Ibu, kiranya engkau bisa memahami semua,
sampai kapanpun engkau akan selalu menempati bagian teristimewa di hatinya.
Jikapun ia memberikan satu tempat lagi untukku,
takkan melampaui tahta indah yang dibangunnya untukmu,
takkan pernah…
Ibu, surga itu berada dibawah telapak kakimu.
Aku mencintainya, ibu.. bukan untuk memilikinya,
melainkan untuk mendampinginya meraih restumu,
mendampinginya untuk tak putus bakti padamu,
mendampinginya untuk meniti jalan surga melaluimu…
Aku Lahir dari Perut Ibu
Bila dahaga, yang susukan aku…..ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku…..ibu
Bila sendirian, yang selalu di sampingku…..ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut….Ibu
Bila bangun tidur, aku cari….ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang …..ibu
Bila ingin bermanja, aku dekati….ibu
Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah….ibu
Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya….ibu
Bila nakal, yang memarahi aku….ibu
Bila merajuk, yang membujukku cuma….ibu
Bila melakukan kesalahan, yang [...]